Bibit juwet, buahnya meninggalkan warna ungu
Bibit Juwet Hitam Siap Tanam
Rp. 67.000 - 330.000
Buah tanaman ini punya satu sifat yang menentukan segalanya, mulai dari cara memakannya sampai di mana pohonnya boleh ditanam: warnanya berpindah ke apa pun yang disentuhnya. Buahnya lonjong kecil sebesar ruas jari, berkulit tipis mengkilap yang berubah dari hijau ke merah tua lalu ungu kehitaman, dengan daging keputihan berasa manis bercampur sepat dan satu biji memanjang di dalamnya. Tanamannya berdaun tebal hijau tua mengkilap, tumbuh menjadi pohon juwet hitam yang besar dan bertajuk rimbun, dan buahnya keluar bergerombol di ujung ranting. Pesanan Anda kami foto dan videokan lebih dulu sebelum berangkat. Kami kirim ke seluruh Indonesia.
Chat WhatsApp - Cek Harga & Stok
Dibalas cepat pada jam kerja. Ganti atau uang kembali bila tanaman mati dalam perjalanan
Mengenal Bibit Juwet Hitam
Warnanya Berpindah ke Mana-mana
Kalau Anda pernah memakan juwet, Anda tahu apa yang terjadi sesudahnya: lidah dan bibir berubah keunguan, dan warnanya bertahan cukup lama.
Hal yang sama berlaku pada jari, pada kain, pada talenan, dan pada apa pun yang bersentuhan dengan kulit maupun dagingnya.
Ini bukan cacat dan bukan tanda buah yang tidak baik, memang begitu sifat buahnya. Tetapi mengetahuinya sebelum menanam menghemat cukup banyak kekecewaan.
Karena Itu, Pilih Letaknya Baik-baik
Bagian ini yang paling sering disesali orang, dan sudah terlambat diperbaiki setelah pohonnya besar.
Buah juwet yang matang gugur dalam jumlah banyak, dan tidak semuanya sempat dipetik. Buah yang jatuh akan hancur di permukaan dan meninggalkan noda keunguan.
Yang sebaiknya dihindari:
- Di atas perkerasan, teras, atau carport. Noda pada beton dan paving sangat sulit dibersihkan.
- Di jalur orang lewat. Buah yang terinjak berpindah ke alas kaki lalu masuk ke dalam rumah.
- Di tempat mobil diparkir, apalagi kalau catnya terang.
- Tepat di sebelah jemuran.
Yang cocok: sudut kebun, batas lahan, tepi pekarangan yang beralaskan tanah atau rumput. Di tempat seperti itu buah yang jatuh justru tidak jadi persoalan sama sekali.
Memetik dan Memakannya
Buah juwet tidak melanjutkan pematangan setelah lepas dari tangkainya, jadi tunggu sampai warnanya benar-benar ungu kehitaman merata.
Buah yang siap terlepas hanya dengan sentuhan ringan. Kalau masih perlu ditarik, biarkan beberapa hari lagi, buah yang diambil terlalu awal rasa sepatnya jauh lebih terasa.
Kebiasaan yang lazim di banyak daerah: buah ditaruh di wadah, ditaburi sedikit garam, lalu wadahnya diguncang-guncang sebentar. Perlakuan itu mengurangi rasa sepat dan membuat rasa manisnya lebih keluar.
Kulitnya ikut dimakan; yang disisihkan hanya bijinya yang memanjang.
Buahnya Tidak Tahan Lama
Kulitnya sangat tipis, dan buah yang menumpuk akan saling menekan lalu pecah.
Susun tipis dalam wadah lebar, jangan bertumpuk tinggi, dan sebaiknya diselesaikan dalam satu sampai dua hari. Inilah sebabnya juwet jarang terlihat di toko buah dan justru paling enak dipetik dari pohon sendiri.
Satu Tanaman, Beberapa Nama
Di berbagai daerah tanaman ini disebut juwet, jamblang, atau duwet. Ketiganya merujuk tanaman yang sama, jadi sebutkan saja nama yang biasa Anda pakai, admin kami mengerti ketiganya.

Wujud Tanamannya
Daunnya tebal, lonjong, hijau tua dan mengkilap di sisi atas, dengan tulang daun yang jelas. Tajuknya rapat dan cukup rindang.
Batangnya lurus dengan kulit yang lambat laun mengelupas tipis, dan tanaman ini tumbuh menjadi pohon berukuran besar dan berumur panjang.
Bunganya kecil, berwarna keputihan, tumbuh bergerombol, dan tidak mencolok. Buah muncul dari gerombolan bunga itu, sehingga panen selalu datang berupa untaian, bukan buah tunggal.
Menanam dan Merawat Pohon Juwet Hitam
Tempat yang Disukainya
Tanaman ini termasuk paling mudah dipuaskan di antara semua yang kami sediakan.
Ia tumbuh baik di dataran rendah maupun sedang, menerima berbagai jenis tanah, dan tahan pada tempat yang kering berkepanjangan setelah perakarannya mantap. Yang tidak disukainya cuma genangan yang tidak kunjung surut.
Matahari penuh membuat tajuknya terbentuk merata dan buahnya lebih banyak.
Menanam dan Merawatnya
Gali lubang lebih lebar daripada media bibit, gemburkan tanahnya, campurkan pupuk kandang matang, lalu susun kembali menjadi gundukan rendah.
Lepaskan polibag dengan menggunting sisinya dari bawah ke atas supaya media tidak pecah, turunkan tanaman bersama seluruh medianya, lalu siram sampai basah merata pada hari pertama.
Pada tahun pertama jaga agar air tidak terputus. Setelah itu tanaman ini hampir tidak menuntut apa-apa selain penutup tanah dan pupuk kandang matang beberapa kali setahun.
Kalau Anda ingin buah tetap terjangkau tanpa alat, potong pucuk utamanya sejak muda pada ketinggian yang masih Anda raih sambil berdiri. Pada pohon yang telanjur tinggi, pekerjaan itu jauh lebih berat.
Memesan Bibit Juwet Hitam
Kenapa Memesan di Tempat Kami
Bibit yang kami kirim hasil seleksi kebun kami sendiri. Sebelum berangkat, tanaman pesanan Anda kami foto dan videokan lebih dulu, dan pengiriman baru berjalan setelah Anda menyetujuinya. Berlaku ganti atau uang kembali bila tanaman mati dalam perjalanan, dengan syarat ada rekaman video saat paket dibuka tanpa jeda.

Cara Memesan
Kirim pesan WhatsApp berisi ukuran, jumlah batang, dan kota tujuan Anda. Kalau Anda masih menimbang letak tanamnya, ceritakan saja keadaan pekarangannya, admin bisa membantu memilih titik yang tidak merepotkan Anda kelak.
Ingin membandingkan dengan jenis lain? Lihat Bibit Tanaman Lainnya kami.

