Bibit duku berbiji kecil, mudah dimakan
Bibit Duku Tanpa Biji Okulasi
Rp. 141.000 - 570.000
Bagian paling merepotkan saat menyantap duku adalah biji pahit yang harus disingkirkan dari tiap ulasnya, dan jenis ini justru dinamai karena hal itu nyaris hilang. Bibit duku tanpa biji yang kami sediakan hasil okulasi dari indukan yang sudah berbuah, berdaun majemuk memanjang mengilap dengan batang yang sudah berkayu sehingga tidak mudah rebah. Tersedia pada ukuran 50-70 cm, cukup kuat untuk dipindah ke lahan terbuka maupun ke kebun campuran. Buahnya berupa untaian yang menempel langsung pada batang. Pesanan Anda kami foto dan videokan lebih dulu sebelum berangkat. Kami kirim ke seluruh Indonesia.
Chat WhatsApp - Cek Harga & Stok
Dibalas cepat pada jam kerja. Ganti atau uang kembali bila tanaman mati dalam perjalanan
Mengenal Bibit Duku Tanpa Biji
Yang Dimaksud Tanpa Biji
Sebutan ini kerap disalahpahami, jadi kami sampaikan apa adanya sebelum Anda memesan.
Yang dimaksud bukan buah yang sama sekali tidak berbiji, melainkan buah yang bijinya jauh lebih kecil dan tipis dibanding duku pada umumnya. Pada sebagian ulas, biji itu bahkan tinggal selaput lunak yang ikut termakan tanpa terasa.
Akibatnya untuk Anda sederhana: hampir seluruh isi buah bisa dimakan, dan tidak ada lagi rasa pahit yang muncul karena biji tergigit.
Ukuran biji pada tanaman buah dipengaruhi banyak hal, termasuk keadaan lahan Anda sendiri, jadi kami tidak menjanjikan setiap buah pasti tanpa biji sama sekali.
Getah pada Kulit dan Cara Mengupasnya
Sifat ini tidak dimiliki hampir semua tanaman buah lain, dan sering membuat orang mengira buahnya belum cukup umur.
Kulit duku mengandung getah putih yang lengket, dan getah itu tetap ada walaupun buah sudah siap dimakan. Yang berkurang hanyalah kekentalannya.
Karena itu duku tidak dibelah dengan pisau, melainkan ditekan perlahan pada bagian tengahnya sampai kulit merekah sendiri, lalu dibuka dengan jari. Kulit yang sudah cukup tua akan terbelah tanpa perlu tenaga.
Isinya berupa beberapa ulas berwarna putih bening yang menempel satu sama lain, mirip susunan ulas jeruk namun lebih kenyal dan berair.
Semua ini akan Anda lihat sendiri setelah tanaman Anda mulai berproduksi.
Buah Tumbuh Menempel di Batang
Berbeda dari tanaman yang berbuah di ujung ranting, duku mengeluarkan buah pada tangkai yang tumbuh langsung dari batang dan cabang tua.
Buah tersusun berderet dalam untaian panjang yang menempel rapat, kadang beberapa untaian sekaligus dari satu titik yang sama.
Karena itu, saat memanen, seluruh untaian dipotong dari pangkal tangkainya, bukan dipetik satu per satu. Cara itu juga menjaga bagian batang yang akan berbuah lagi pada musim berikutnya.
Bibit Hasil Okulasi
Duku yang tumbuh dari biji butuh waktu sangat lama sebelum berbuah, dan sifat buahnya tidak dapat dipastikan. Dua hal itu sama-sama merugikan bila yang Anda cari jenis tertentu.
Bibit kami dibuat dengan menempelkan mata tunas dari indukan yang sudah terbukti berbuah pada batang bawah semaian yang perakarannya kuat. Bekas sambungannya bisa Anda periksa di pangkal batang, dan bagian itu kami foto sebelum bibit berangkat.
Menanam dan Merawat Duku Tanpa Biji
Cara Menanam dan Merawatnya
Duku menyukai tempat yang lembap dan tumbuh paling baik di daerah yang hujannya cukup merata sepanjang tahun. Tanahnya sebaiknya gembur, dalam, dan banyak mengandung bahan organik.
Pada masa muda tanaman ini lebih nyaman bila mendapat naungan sebagian, bukan matahari penuh sepanjang hari. Di kebun campuran, duku sering ditanam di sela tanaman yang lebih tinggi.
Buat lubang tanam lebih lebar dari media bibit, campur tanah galian dengan pupuk kandang matang, lalu tanam pada gundukan kecil dengan bekas sambungan tetap berada di atas permukaan tanah.
Beri naungan sementara dari paranet atau pelepah pada bulan-bulan pertama, lalu kurangi bertahap setelah daun baru bermunculan.
Siram teratur dan jangan biarkan tanah kering dalam waktu lama. Beri mulsa daun kering tebal di permukaan tanah, serta pupuk kandang melingkar di bawah ujung terluar daun beberapa kali dalam setahun.
Merapikan Tanaman
Karena buah keluar pada batang dan cabang tua, pemangkasan pada duku dilakukan dengan lebih hati-hati dibanding tanaman lain.

Buang ranting kering, ranting yang bersilangan, dan tunas yang muncul di bawah bekas sambungan. Jangan memangkas cabang tua yang sehat, karena di situlah tangkai buah bermunculan.
Jaga bentuk tajuk tetap terbuka supaya udara mengalir dan Anda leluasa memeriksa untaian buah yang menempel di batang bagian dalam.
Memesan Bibit Duku Tanpa Biji
Kenapa Memesan di Tempat Kami
Bibit yang kami kirim hasil seleksi kebun kami sendiri. Sebelum berangkat, tanaman pesanan Anda kami foto dan videokan lebih dulu, termasuk bagian sambungannya, dan pengiriman baru berjalan setelah Anda menyetujuinya. Berlaku ganti atau uang kembali bila tanaman mati dalam perjalanan, dengan syarat ada rekaman video saat paket dibuka tanpa jeda.

Tidak ada minimal pemesanan. Kami melayani pembelian beberapa batang maupun pengadaan jumlah besar untuk kebun, lengkap dengan invoice dan kwitansi resmi bila dibutuhkan. Kami kirim ke seluruh Indonesia.
Cara Memesan
Sebutkan jumlah dan kota tujuan lewat WhatsApp, lalu admin membalas dengan rincian harga dan ongkos kirim. Kalau Anda sedang menyiapkan kebun, sebutkan luas lahannya supaya kami bantu memperkirakan kebutuhan batangnya.

Ingin melihat pilihan tanaman lainnya? Lihat Bibit Duku kami.

